Seperti yang saya katakan sebelumnya, aljabar merupakan materi yang sangat penting untuk dipahami. Karena seseorang yang menguasai penggunaan aljabar akan sangat mudah menyelesaikan persamaan-persamaan, baik itu matematika, fisika, kimia, ekonomi, maupun lainnya.
Bentuk aljabar
Pada bentuk aljabar ax+b, a adalah koefisien, x merupakan variabel, dan b merupakan konstanta. Koefisien adalah angka yang berada di depan variabel. Variabel adalah lambang pengganti suatu bilangan uang belum diketahui dengan pasti nilainya. Konstanta adalah suku yang memuat angka dan tidak terdapat variabel di dalamnya.
Contoh: 6x +7, dimana 6 adalah koefisien, x adalah variabel, dan 7 adalah konstanta
Operasi aljabar meliputi: penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan faktorisasi
- Penjumlahan
Secara umum, penjumlahan suku aljabar dapat dilakukan hanya jika suku memiliki variabel yang sama. Dapat dituliskan sebagai berikut
ax+bx = (a+b)x
Contoh
2x + 3x = (2+3)x = 5x
3x + 4y + 8x + y = (3+8)x + (4+1)y = 11x +5y - Pengurangan
Sama seperti penjumlahan, hanya dapat dilakukan pada jika memiliki variabel yang sama. Dapat dituliskan menjadi
ax+bx = (a-b)x
Contoh
4x-2y= (4-2)x = 2x
12x + 4y - 8x - y = (12-8)x + (4-1)y = 4x +3y - Perkalian
untuk perkalian, sedikit lebih mudah karena tinggal mengalikan kedua suku meskipun berbeda variabel
Contoh
3x x y = 3xy
4x x 3y = 12xyDalam perkalian aljabar juga terdapat sifat distribusi yang bentuknya adalah - a x (x + y) = ax + ay
- Pembagian
Sama dengan perkalian
Contoh
3x / 3y = x/y
(a+b)(x+y) = ax + ay + bx + by
(x+2)(x+3) = x2 + 2x + 3x + 6 = x2 + 5x+ 6
- 3x + 2y + 3y - x + y + z =
- 8(x+y) - 6(x-y) + 9y =
- 5xy + 2y - 9x - 3x(4y) =
Wassalam
No comments:
Post a Comment